Siapa Yang Pertama Menyuruh Pakai Baju Baru Di Hari Raya

Siapa Yang Pertama Menyuruh Pakai Baju Baru Di Hari Raya.

BELANJA: Dua orang tampak sendang memilih pakaian di salah satu toko pakaian. Foto: Cyberspace


INISUMEDANG.COM

– Mungkin sebagian masyarakat masih menganggap, jika memakai baju baru hanyalah kebiasaan masyarakat saja. Namun ternyata,
tradisi
memakai
baju baru
dihari
lebaran
itu sudah dilakukan di jaman jaman dulu sebelum kita dan juga ada sejarahnya.

Dilansir
IniSumedang.Com
dari berbagai sumber, ternyata kebiasaan memakai baju baru di hari lebaran itu sudah muncul sejak tahun fifty-an

Tak hanya itu, tradisi baju baru saat lebaran juga telah tercatat dalam buku Sejarah Nasional Indonesia karya Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto.

Dimana dalam buku sejarah tersebut, diceritakan bahwa tradisi ini awal mulanya memakai baju baru itu ada di daerah
Kesultanan Banten.

Seperti diketahui Banten memang sangat erat Islam, bahkan pada waktu itu, untuk menyambut datangnya Hari Raya Ied, warga rela berbondong-bondong mencari baju baru.

Bagi mereka yang memiliki uang bisa membeli ke pasar. Tetapi bagi yang tidak punya uang, mereka harus menjahit dahulu untuk mendapatkan baju barunya . Sehingga, waktu itu di wilayah kesultanan Banten banyak petani yang beralih profesi menjadi penjahit jika waktu lebaran datang.

Tak hanya di Banten, Ternyata Tradisi ini juga sudah muncul di Yogyakarta

Tradisi pakaian baru saat lebaran juga ternyata sudah ada di kerajaan Mataram baru, Yogyakarta, dengan mayoritas warga muslim melakukan tradisi yang sama. Terlebih jika sudah memasuki hari terakhir bulan Ramadan, dimana semua orang bersiap menyambut datangnya lebaran dengan baju baru.

Di Yogyakarta juga ketika sudah mendekati hari lebaran, masyarakat berbondong-bondong untuk mencari baju baru baik beli maupun menjahit sendiri.

Bukan hanya itu, ketika lebaran semakin dekat, maka malam takbiran diiringi cahaya obor di sana sini. Dan sejak itulah muncul juga tradisi takbiran keliling yang sekarang banyak dilakukan.


Bagaimana Menurut Islam

Tradisi membeli baju baru saat Lebaran menurut Islam, bukanlah hal yang diharuskan. Berikut diriwayatkan dalam hadits Bukhari, sebagai berikut:

“Umar mengambil sebuah jubah sutra yang dijual di pasar, ia mengambilnya dan membawanya kepada Rasulullah SAW dan berkata : “Wahai Rasulullah, belilah jubah ini serta berhiaslah dengan jubah ini di hari raya dan penyambutan”.

Rasulullah berkata kepada Umar: “Sesungguhnya jubah ini adalah pakaian orang yang tidak mendapat bagian”.” (HR. Al Bukhari)

Berdasarkan hadits tersebut, ulama menafsirkan bahwa membeli pakai baru di hari raya bukanlah suatu kewajiban. Tetapi, berhias diri lebih dianjurkan.

Abu Al-Hasan dalam Hasyiah As-Sindi ala An-Nasa’i menjelaskan kebiasaan para salaf atau orang-orang terdahulu menjelang lebaran:

“Dari hadis ini diketahui, bahwa berhias di hari raya termasuk kebiasaan yang sudah ada di kalangan para sahabat, dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam juga tidak mengingkarinya,”.

Dari hadits tersebut, dapat disimpulkan bahwa membeli pakaian baru untuk menyambut hari raya Idul Fitri bukanlah kewajiban apalagi tradisi dalam Islam. Namun, umat muslim dianjurkan untuk berhias diri ketika lebaran seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.


Memakai Baju Baru Menjadi Tradisi Sampai Sekarang

Sekarang ini, tidak memakai baju baru dan memukul bedug ketika lebaran serasa tidak seperti lebaran.

Dan tradisi baju baru ini, seolah jadi suatu hal yang wajib dilakukan. Padahal tentu saja hal itu bukanlah sesuatu yang diwajibkan. Tradisi memakai baju baru ketika lebaran sebenarnya punya esensi jika umat Islam sebisa mungkin merayakan Idul Fitri dengan meriah.

Karena pada dasarnya, lebaran merupakan hari raya di mana mereka yang telah berpuasa kembali suci seperti bayi, karena diampuni dosa-dosanya. Namun sayang zaman sekarang banyak orang yang salah mengartikan hal tersebut. Sekali lagi, merayakan datangnya lebaran adalah hal yang baik, namun bukan berarti harus menggunakan baju baru ataupun uporia berlebihan.

Seperti itulah, ternyata tradisi baju baru saat lebaran sudah ada sejak zaman kerajaan. Dan seperti tradisi kita umumnya, hal tersebut akhirnya terbawa sampai saat ini. Pakai baju baru di hari fitri tentu sah-sah saja, tapi perlu diingat bahwa esensi lebaran tidak hanya sebatas itu. Wallahu alam..

Siapa Yang Pertama Menyuruh Pakai Baju Baru Di Hari Raya

Source: https://inisumedang.com/menelisik-sejarah-awal-mula-munculnya-tradisi-baju-baru-di-hari-lebaran/